Launching Sirkuit Latihan Persatuan Sekolah Mengemudi Kendaraan Bermotor (PSMKB)

JAKARTA – Pemerintah (Pemprov) DKI Jakarta, akan memberikan layanan kenyamanan bagi para penumpang angkutan umum dengan memberikan pengawasan ketat kepada seluruh pengemudi angkutan. Dimana nantinya, seluruh pengemudi angkutan harus memiliki sertifikat, disamping kelayakan mengemudi seperti Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya mengacu pada undang-undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Hal tersebut mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional sebagai bagian dari upaya memajukan kesejahteraan umum.

“Karena nantinya semua angkutan umum terintegritas dengan bus Transjakarta, jadi persyaratan itu hukumnya wajib. Ini juga sesuai dengan visi misi Gubernur,” kata Andri usai menghadiri peresmian sirkuit edukasi yang di gelar persatuan sekolah mengemudi kendaraan bermotor (PSMKB) di Jalan Supriadi, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (16/12).

Menurut Andri upaya yang dilakukan karena selama ini, diketahui masih banyak para sopir angkutan umum yang hanya memiliki SIM A polos. Padahal, surat izin itu hanya diperuntukan bagi pengemudi yang bukan mengendarai angkutan umum. “Dengan bersertifikasi pastinya mempunyai jaminan dalam melakukan aktivitas sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.

Ditahap awal, kata mantan Camat Jatinegara ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Sehingga nantinya tak ada lagi sopir yang ugal-ugalan dan menjadikan pekerjaan sopir sebagai profesi. “Selama inikan masih banyak sopir angkutan umum yang ada hanya menjadikan sambilan, tapi kami berupaya merubah bahwa profesi ini bisa menjadi pekerjaan tetap,” paparnya.

Langkah bertahap, sambung Andry, akan dilakukan dinas perhubungan untuk menjalankan rencana tersebut. Karena pihaknya akan terlebih dahulu melihat sekolah-sekolah mengemudi yang mengeluarkan sertifikat apakah sanggup mengatasi pengemudi yang ada. “Kami juga akan berkordinasi dengan kementrian perhubungan terkait masalah ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PSMKB, H. Kasmun mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya sebagai langkah untuk mensukseskan program keselamatan yang dicanangkan
pemerintah. Dengan menjadikan pengemudi sebagai tenaga kerja profesional, karena semua ini menyangkut keselamatan penumpang dan si sopirnya sendiri. “Karena itulah kami hadir untuk membantu pemerintah guna menjalankan rencana tersebut,” ujarnya.

Demi mensukseskan, kata H. Kasmun berharap, pemerintah memberikan perhatian dan memberi peluang dengan melibatkan pihaknya. Pasalnya PSMKB konsen atas masalah ini, demi keselamatan penumpang. “Kami berharap untuk selalu bermitra dengan pemerintah pusat maupun daerah,” pungkasnya.(arn)

6 komentar untuk “Launching Sirkuit Latihan Persatuan Sekolah Mengemudi Kendaraan Bermotor (PSMKB)”

  1. Ping-kembali: VIAGRA

  2. Ping-kembali: male sex toys

  3. Ping-kembali: women using dildo

  4. Ping-kembali: German Rottweiler puppies for sale in Louisiana

  5. Ping-kembali: rechargeable vibe

  6. Ping-kembali: https://google.cd/url?q=httpsphongkhamhana.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *